Pelat Baja Tahan Karat 316L ASTM A480 Finishing No.1 Lembaran Baja Tahan Karat Canai Panas untuk Aplikasi Kelautan
Baja tahan karat 316L adalah versi rendah karbon dari baja tahan karat 316. Oleh karena itu, "L" pada 316L berarti "low carbon" (rendah karbon). 316L (31603) adalah baja tahan karat austenitik rendah karbon. Pengujian menunjukkan bahwa, karena penambahan molibdenum (Mo), baja tahan karat 316L menunjukkan ketahanan korosi yang sangat baik, terutama terhadap korosi sumuran; ia juga memiliki kekuatan suhu tinggi yang baik; sifat pengerasan kerja yang sangat baik (sedikit magnetis setelah pemesinan); dan non-magnetis dalam kondisi anil larutan.
Spesifikasi Pelat Baja Tahan Karat 316L
| Parameter |
Spesifikasi |
| Nama Produk |
Pelat Baja Tahan Karat Canai Panas 316L / Lembaran Baja Tahan Karat |
| Grade Material |
316L, UNS S31603, EN 1.4404 |
| Proses Manufaktur |
Canai Panas |
| Finishing Permukaan |
Finishing No.1 |
| Standar |
ASTM A240, ASTM A480, EN 10088, JIS G4304 |
| Ketebalan |
3mm–100mm |
| Lebar |
1000mm, 1219mm, 1250mm, 1500mm, 1800mm, 2000mm |
| Panjang |
2000mm, 2438mm, 3000mm, 6000mm, atau Disesuaikan |
| Toleransi Ukuran |
Sesuai ASTM A480 |
| Kerataan |
Standar ASTM A480 |
| Jenis Tepi |
Tepi Pabrik (ME), Tepi Potong (SE) |
| Perlakuan Panas |
Anil Larutan & Asam |
| Kondisi Permukaan |
Canai Panas, Anil, Asam (Finishing No.1) |
| Lapisan Pelindung |
Tersedia Sesuai Permintaan |
| Layanan Pemrosesan |
Pemotongan, Pengirisan, Pengelasan, Pembengkokan, Pengeboran, Pemotongan Laser, Pemotongan Jet Air |
| Inspeksi |
PMI, Analisis Kimia, Pengujian Mekanis, Pengujian Ultrasonik (UT), Inspeksi Visual |
| Sertifikasi |
EN 10204 3.1 MTC, ISO 9001 |
| Pengemasan |
Palet Kayu Standar Ekspor Layak Laut atau Disesuaikan |
| Kondisi Pengiriman |
Stok Tersedia atau Dibuat Sesuai Pesanan |
| MOQ |
1 Ton (Pesanan Kustom Diterima) |
Komposisi Utama: Pelat SS316L
Komposisi Lembaran Baja Tahan Karat 316L terdiri dari banyak elemen kunci. Setiap elemen memainkan peran unik dalam memberikan sifat khas baja tahan karat 316L. Tabel di bawah ini mencantumkan informasi rinci tentang elemen-elemen ini:
| Elemen Kimia |
Persentase Kandungan dan Peran dalam Baja Tahan Karat |
| Besi (Fe) |
Sisa—Merupakan bahan dasar utama paduan atau 316L SS. |
| Kromium (Cr) |
16% hingga 18% – Memberikan ketahanan korosi dengan membentuk lapisan oksida pelindung di permukaan 316L SS. |
| Nikel (Ni) |
10% hingga 14% – Meningkatkan ketahanan korosi, terutama di lingkungan asam. |
| Molibdenum (Mo) |
2% hingga 3% – Memungkinkan baja tahan karat untuk menahan korosi sumuran dan celah, terutama di lingkungan yang mengandung kadar klorida tinggi. |
| Mangan (Mn) |
2% – Membuat baja lebih kuat dan meningkatkan ketangguhannya. |
| Silikon (Si) |
0.75% – Meningkatkan ketahanan terhadap oksidasi. |
| Karbon (C) |
≤0.03% – Mengurangi kandungan karbon untuk mencegah pembentukan karbida dan meningkatkan kemampuan las. |
Kinerja Pelat Baja Tahan Karat UNS S31603
Baja tahan karat grade 316L memiliki banyak sifat unik yang menjadikannya baja tahan karat berkualitas tinggi yang sangat dicari di banyak industri. Berikut adalah beberapa sifat utamanya:
Ketahanan Korosi – 316L SS menawarkan ketahanan korosi yang sangat baik, memungkinkannya untuk menahan lingkungan yang keras atau bahan kimia agresif.
Kemampuan Bentuk dan Las – Menunjukkan tingkat kemampuan bentuk dan las yang tinggi. Ini mengurangi risiko pengendapan karbida selama proses pengelasan.
Kekuatan dan Daya Tahan – Baja tahan karat 316L menawarkan kinerja superior. Kekuatan tariknya memungkinkannya untuk menahan deformasi bahkan dalam kondisi yang paling keras.
Ketahanan Panas – Dapat menahan suhu hingga 870°C (1.600°F) untuk penggunaan berkelanjutan dan hingga 925°C (1.700°F) untuk penggunaan sesekali. Hal ini menjadikannya pilihan ideal untuk lingkungan bersuhu tinggi.
Magnetisme – Dalam kondisi anil, baja tahan karat 316L bersifat non-magnetis.
Proses Manufaktur Lembaran Baja Tahan Karat Canai Panas
Proses manufaktur mencakup tahap yang dikontrol dengan cermat untuk menjamin kualitas yang konsisten:
- Pembuatan Baja: Bahan baku premium dilebur dan dimurnikan untuk mencapai komposisi kimia baja tahan karat 316L.
- Pengecoran Kontinu: Baja cair dicor menjadi slab dengan struktur internal yang seragam.
- Canai Panas: Slab dipanaskan hingga sekitar 1100–1250°C dan digulung hingga ketebalan yang ditentukan, meningkatkan kemampuan kerja dan kekuatan.
- Anil Larutan: Perlakuan panas mengembalikan ketahanan korosi dan menghilangkan tegangan internal.
- Pengasaman: Pembersihan asam menghilangkan kerak oksida, menghasilkan finishing No.1 khas baja tahan karat canai panas.
- Perataan & Pemotongan: Pelat diratakan dan dipotong sesuai dimensi standar atau kustom.
- Inspeksi & Pengemasan: Setiap pelat baja tahan karat 316L menjalani inspeksi dimensi, pemeriksaan kualitas permukaan, pengujian mekanis, dan analisis kimia sebelum ekspor.
Proses manufaktur ini memastikan kemampuan las yang sangat baik, kemampuan bentuk yang superior, dan kinerja yang andal di lingkungan industri dan kelautan yang menuntut.
Komposisi Kimia Pelat Baja Tahan Karat 316L
Ketahanan korosi yang sangat baik dari Pelat Baja Tahan Karat EN 1.4404 dicapai melalui komposisi kimianya yang seimbang. Dibandingkan dengan baja tahan karat 304, penambahan 2–3% molibdenum (Mo) secara signifikan meningkatkan ketahanan terhadap korosi sumuran dan celah yang diinduksi klorida, menjadikannya baja tahan karat grade kelautan.
| Elemen |
Kandungan (%) |
| Karbon (C) |
≤0.030 |
| Kromium (Cr) |
16.0–18.0 |
| Nikel (Ni) |
10.0–14.0 |
| Molibdenum (Mo) |
2.0–3.0 |
| Mangan (Mn) |
≤2.00 |
| Silikon (Si) |
≤0.75 |
| Fosfor (P) |
≤0.045 |
| Belerang (S) |
≤0.030 |
| Nitrogen (N) |
≤0.10 |
Sifat Fisik Lembaran Baja Tahan Karat Canai Panas 316L
lembaran baja tahan karat canai panas 316L menggabungkan stabilitas fisik yang sangat baik dengan daya tahan yang luar biasa, menjadikannya cocok untuk aplikasi industri yang menuntut, terutama di industri kelautan, lepas pantai, dan kimia.
| Sifat |
Nilai |
| Kepadatan |
8.0 g/cm³ |
| Rentang Leleh |
1370–1400°C |
| Konduktivitas Termal |
16.3 W/m·K |
| Resistivitas Listrik |
0.74 μΩ·m |
| Panas Spesifik |
500 J/kg·K |
| Modulus Elastisitas |
193 GPa |
Sifat Mekanis Pelat Baja Tahan Karat ASTM A480 316L
pelat baja tahan karat ASTM A480 316L kami memberikan keseimbangan ideal antara kekuatan, daktilitas, dan ketangguhan, memastikan kinerja yang andal dalam aplikasi struktural dan penahan tekanan.
| Sifat |
Nilai Khas |
| Kekuatan Tarik |
≥485 MPa |
| Kekuatan Luluh (0.2%) |
≥170 MPa |
| Perpanjangan |
≥40% |
| Kekerasan |
≤95 HRB |
Keunggulan Baja Tahan Karat 316L
Ada banyak alasan mengapa jenis baja tahan karat ini sangat populer dalam berbagai aplikasi industri. Beberapa keunggulan yang paling umum meliputi:
Memiliki penampilan yang menarik dan berkilau, menjadikannya ideal untuk aplikasi desain dan arsitektur.
Mengurangi kemungkinan pengendapan karbida, membuatnya dapat dilas.
Karena tahan terhadap oksidasi, ia memiliki masa pakai yang lama dan sangat tahan lama.
Bersifat non-magnetis, yang sangat berguna untuk aplikasi ilmiah dan listrik tertentu.
Menawarkan ketahanan korosi yang ditingkatkan di lingkungan seperti yang mengandung garam, bahan kimia, dan air laut.
Perbedaan Antara Baja Tahan Karat 316L dan 316
Baja tahan karat 316L dan 316 memiliki sifat yang serupa. Namun, mereka juga memiliki beberapa perbedaan yang jelas. Berikut adalah rincian perbedaan ini:
Ketahanan Korosi
Dalam hal ketahanan korosi, 316L memiliki kandungan karbon lebih rendah daripada 316. Akibatnya, ia menawarkan ketahanan korosi yang lebih baik, dan lasannya tidak mudah berkarat seperti baja tahan karat 316.
Sifat Magnetik
Baik baja tahan karat 316L maupun 316 bersifat non-magnetis dalam kondisi canai. Namun, setelah pengerjaan dingin, keduanya menjadi sedikit magnetis.
Harga Baja Tahan Karat 316 dan 316L
Harga baja tahan karat 316L sedikit lebih tinggi daripada 316. Hal ini disebabkan oleh proses manufaktur dan tingkat ketahanan korosinya yang lebih tinggi.
Aplikasi Utama Baja Tahan Karat 316L
Komposisi kimia unik dari baja tahan karat 316L menjadikannya pilihan ideal untuk banyak aplikasi industri. Beberapa aplikasi yang paling umum meliputi:
Konstruksi peralatan seperti reaktor, tangki penyimpanan, dan perpipaan di industri pengolahan kimia.
Konstruksi peralatan di industri farmasi yang menangani zat korosif atau memerlukan pembersihan rutin.
Industri kelautan seperti pembuatan kapal, perangkat keras kelautan, dan anjungan minyak lepas pantai.
Perangkat medis: Struktur untuk instrumen bedah, implan, dan barang serupa.
Industri konstruksi dan dekoratif, seperti fasad bangunan dan pagar.
Konstruksi peralatan pengolahan makanan.
Industri kecantikan: Manufaktur perhiasan untuk orang dengan kulit sensitif.
Mengapa Memilih Pelat Baja Tahan Karat 316L?
- Ketahanan korosi klorida yang lebih baik daripada pelat baja tahan karat 304.
- Kandungan karbon yang lebih rendah meningkatkan kemampuan las dan meminimalkan korosi intergranular.
- Kinerja yang sangat baik di lingkungan air laut dan pesisir.
- Masa pakai yang lebih lama mengurangi biaya perawatan dan penggantian.
- Cocok untuk fabrikasi, pemesinan, pengelasan, dan pemrosesan kustom.
- Mematuhi standar ASTM A240, ASTM A480, EN 10088, dan JIS G4304.
- Diakui secara luas sebagai salah satu pelat baja tahan karat grade kelautan terbaik untuk aplikasi industri yang menuntut.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. Apa arti "L" pada baja tahan karat grade 316L?
Huruf "L" pada baja tahan karat grade 316L berarti "low carbon" (rendah karbon). Ini berarti kandungan karbon baja tahan karat ini paling banyak 0,03%.
2. Mengapa baja tahan karat 316L lebih mahal?
Harganya lebih mahal karena menawarkan ketahanan korosi yang lebih tinggi, mengandung molibdenum tambahan, dan memiliki kandungan karbon yang dikurangi—semua ini meningkatkan biaya produksinya.
3. Apakah baja tahan karat grade 316L aman untuk makanan?
Ya. Karena ketahanan korosinya dan kemudahan pembersihannya, ini membantu menjaga kebersihan yang lebih baik di industri makanan.
4. Mana yang lebih baik, 316L atau 304?
Jika Anda berencana menggunakan 316L untuk aplikasi kimia atau kelautan, ini adalah pilihan yang ideal. Di sisi lain, jika Anda menginginkan bahan yang lebih murah yang juga berkinerja sempurna dalam kondisi atau lingkungan operasi yang kurang korosif, maka 304 adalah pilihan yang ideal untuk Anda.
5. Apakah 316L tahan air?
316L tidak tahan air, tetapi menawarkan ketahanan korosi yang sangat baik, menjadikannya sangat cocok untuk lingkungan laut.
6. Apakah baja tahan karat 316L hipoalergenik?
Ya.
7. Apakah baja tahan karat 316L bersifat magnetis?
Tidak. Dalam kondisi anil, ia bersifat non-magnetis. Namun, setelah pengerjaan dingin, ia memperoleh tingkat kemagnetan tertentu.